Q3 sudah di depan mata, dan bagi kamu yang berjualan di Shopee atau TikTok Shop, ini saatnya memastikan strategi tidak cuma jalan, tapi benar-benar bikin penjualan naik. Banyak seller menghadapi situasi yang sama: klik produk banyak, tapi checkout masih sepi, atau promo yang dijalankan terasa kurang berdampak. Yuk, kita bedah apa yang bisa dilakukan supaya Q3 ini lebih menguntungkan.
Fokus ke Produk Hero
Mulailah dengan menentukan produk hero kamu untuk Q3. Produk ini biasanya yang paling laku, margin aman, stok cukup, dan tampilannya menarik. Dengan fokus ke beberapa produk hero, strategi promo, live shopping, dan iklan akan lebih gampang dijalankan dan hasilnya lebih maksimal.
Rapikan Tampilan Produk dan Toko
Foto produk harus jelas, deskripsi lengkap, dan judul pakai keyword yang tepat. Update stok, variasi, dan informasi pengiriman. Toko yang rapi bikin pembeli lebih percaya dan lebih mudah melakukan checkout.
Perkuat Ulasan dan Rating
Rating dan review positif itu penting banget. Tanggapi komplain dengan cepat dan beri solusi. Review yang baik meningkatkan kepercayaan, bikin calon pembeli lebih yakin, dan membantu toko kamu naik level menjadi Star Seller atau performa live shopping yang lebih optimal.
Iklan dan Promo yang Tepat
Gunakan Meta Ads, TikTok Ads, atau CPAS dengan strategi yang jelas. Pastikan promo terukur, fokus pada produk hero atau bundle, dan jangan asal kasih diskon besar yang bisa menggerus margin. Hitung juga ROAS, margin, dan biaya operasional biar profit tetap aman.
Susun Live Shopping dengan Alur Jelas
Kalau kamu pakai TikTok Shop, buat live shopping dengan alur yang jelas: mulai dari opening, perkenalan produk hero, edukasi manfaat, promo, sampai closing. Host harus siap jawab pertanyaan dan membangun keyakinan audiens. Jangan lupa evaluasi hasil live: viewers, klik produk, checkout, GMV, dan ROAS. Kamu bisa baca lebih dalam perihal live shopping disini .
Cek Funnel dan Data Secara Berkala
Lihat funnel dari awareness → consideration → conversion → retention. Pantau metrik seperti traffic, klik, checkout, repeat order, ROAS, dan margin. Data ini bakal jadi petunjuk langkah selanjutnya, konten apa yang efektif, dan strategi mana yang perlu disesuaikan.
Jangan Cuma Ramai, Tapi Harus Closing
Traffic tinggi belum tentu berarti penjualan naik. Pastikan semua strategi jalan bareng: produk hero siap, halaman toko rapi, ulasan oke, promo matang, live shopping terarah, dan data dievaluasi. Dengan pendekatan ini, Q3 bisa jadi kuartal pertumbuhan nyata, bukan cuma “rame tapi kosong”.
TBD Agency siap bantu kamu menyiapkan strategi marketplace dan live shopping untuk Q3. Mulai dari optimasi produk, setup keyword, strategi promo, ads, CPAS, sampai evaluasi funnel penjualan. Tertarik bikin Q3 lebih terukur, closing meningkat, dan revenue bertumbuh? Konsultasikan kebutuhan marketplace kamu bersama tim ahli TBD Agency sekarang ya!



Latest News
Artificial Intelligence Digital Marketing Featured Post TBD Agency TBD Agency Partner
Konten Kreator Sekarang Perlu Punya NIB? Ini Alasan Kenapa Jangan Cuma Fokus Bikin Konten
Zaman sekarang, konten kreator bukan lagi sekadar orang yang membuat video untuk hiburan. Banyak kreator sudah punya penghasilan dari endorsement,...
SelanjutnyaDigital Marketing Featured Post Marketing Insight TBD Agency TBD Agency Partner
Cari KOL & Affiliate Berkualitas
TikTok Affiliate saat ini menjadi salah satu strategi yang banyak digunakan brand untuk meningkatkan awareness dan penjualan. Melalui konten creator,...
Selanjutnya