Menjadi Seorang Affiliator

Zaman sekarang siapa sih yang ngga tau profesi affiliator? Profesi yang bisa dilakoni oleh siapapun yang mempunyai akun tiktok. Kamu tidak perlu mengeluarkan modal produksi, cukup membuat konten untuk mempromosikan produk yang kamu affiliatekan. Affiliate sendiri secara pengertian adalah aktivitas marketing mempromosikan produk milik pihak pertama yang dimana seorang Affiliator (sebutan profesi untuk orang yang melakukan Affiliate) akan mendapatkan komisi marketing dari produk yang berhasil terjual. Besaran komisi marketing bervariasi mulai dari 2-10%. Namun jika dilihat satuan tentu tidak menarik, berbeda cerita jika kamu berhasil mendapatkan kuantiti komisi penjualan yang banyak. Sebagai contoh: kamu berhasil mempromosikan 1 produk spidol seharga Rp 10.000 dengan komisi affiliate 2%. Maka dari satu produk kamu akan mendapatkan Rp 200. Terlihat kecil jika kamu hanya menjual satu produk, tidak menutup biaya produksi seperti tripod, internet dan sebagainya. Namun jika kamu berhasil menjual 1000 produk maka yang akan kamu dapatkan adalah Rp 200.000. Hitung saja itu adalah penghasilan 1 minggu, maka jika dikalikan 4 minggu kamu akan mengantongi Rp 800.000 bersih tanpa harus memikirkan produksi dan pengiriman. 

Itu cerita manisnya, tapi bagaimana merintisnya? Simak caranya yang telah dirangkum oleh Tim Marketing TBD sebagai berikut:

Tentukan niche konten affiliate kamu

Pertama yang perlu kamu lakukan adalah menentukan niche (spesifik) konten yang akan kamu buat. Hal ini penting karena kamu tidak bisa membuat semua konten affiliate. Algoritma tidak akan berhasil menaikan akun kamu ke FYP (arus konten di TikTok), jika kamu tidak memiliki 1 niche konten khusus. Maka yang harus kamu lakukan adalah tentukan dulu niche industri yang akan kamu ambil. Diambil dari berbagai sumber ada 3 niche konten terbaik yaitu Home Living (kebutuhan rumah tangga), Kecantikan dan Fashion – OOTD (Outfit of The Day).

Ada berbagai tools gratis yang bisa kamu gunakan untuk menentukan niche berdasarkan trend salah satunya adalah google trend. Kamu bisa melihat dalam 3-6-12 bulan ke belakang bagaimana pertumbuhan industri yang kamu incar untuk masuk affiliatenya

Uji coba berbagai angle konten

Awal-awal kamu harus membuat berbagai macam variasi konten. Awalnya kamu harus menemukan winning content terlebih dahulu. Hal ini supaya membuat algoritma belajar mana konten terbaik untuk akun kamu. Apakah konten entertainment, edukasi atau konten yang sifatnya FOMO (Fear Out Missing Out). Untuk mengetahui konten apa yang cocok kamu harus menggunakan metode A/B Testing. Tes secepat mungkin supaya kamu tidak terlalu membuang waktu yang banyak.

Konsisten membuat konten affiliate per hari selama 3-6 bulan awal

Pada awal-awal, proses kamu membuat affiliate tidak akan mendapatkan penghasilan. Mayoritas dari affiliate yang sukses menyebutkan baru bisa menghasilkan pundi-pundi uang dari 3 bulan ke atas. Itupun syaratnya harus aktif membuat konten per hari. Dan 1 harinya aktif membuat konten lebih dari 1. Bisa 3 bahkan ada yang 1 hari membuat sampai 10 konten. Konsisten adalah kunci untuk kamu bisa mencapai impian kamu menjadi seorang affiliator. 

Kamu tertarik untuk menjadi seorang affiliator? TBD Agency membuka ruang untuk affiliator pemula untuk bertumbuh bersama. Kamu bisa follow Instagram TBD Partner!

Latest News

Digital Marketing Featured Post Marketing Insight

Belajar Digital Marketing dari Persib Bandung

Persib Bandung bukan hanya klub sepak bola. Bagi banyak orang, terutama masyarakat Bandung dan Jawa Barat, Persib sudah menjadi identitas,...

Selanjutnya

Digital Marketing Featured Post Marketing Insight

Belajar Marketing dari Konsep Idul Adha

Idul Adha bukan hanya momen ibadah dan berbagi, tapi juga menyimpan banyak pelajaran yang bisa diterapkan dalam dunia bisnis dan...

Selanjutnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *